Warga Protes Kepala Desa Diduga Tidak Transparan Dalam Penggunaan Dana Desa

Warga Protes Kepala Desa Diduga Tidak Transparan Dalam Penggunaan Dana Desa

TARGETOPERASI.ID - KAPUAS HULU KALBAR, Puluhan warga dari Desa Semangut Utara, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, mendatangi kantor desa. Mereka meminta kepala desa transparan, dalam menggunakan anggaran dana desa setempat.

Kepada awak media ini Masyarakat semangut Utara, menyampaikan ketidak puasanya mereka terhadap penjelasan aparatur desa, dalam pertemuan yang di laksanakan beberapa Minggu yang lalu di kantor desa semangut utara. Kamis, 5/12/2024.

Kepala Desa Inisial AAJ, dan aparatur desa hanya menjelaskan anggaran tahunan kepada masyarakat, sementara yang kami tanyakan kejelasan Anggaran Dana Desa (ADD). selama 1 tahun apakah pengelolahannya ada untungnya apa tidak itu yang menjadi pertanyaan kami selaku masyarakat. 

Ia menambahkan juga, dengan diadakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), seharusnya membantu kami sebagai masyarakat didesa ini Nah!! anehnya waktu kami membeli kayu harga yang dibandrol sangat tinggi sekali hingga melebihi harga di toko bangunan didesa ini. Ungakap Warga. 

Selain itu kami sebagai masyarakat juga mempertanyakan "Prihal anggaran Rp. 150 (seratus Lima Puluh Juta), semenjak 2019 - 2021, Perlu kami sebagai masyarakat harus tahu supaya hal ini tidak jadi Polemik nantinya apalagi surat jalan dari usaha kayu milik Bumdes ini kami duga sering dipinjamkan kepada pihak tertentu. 

Bumdes yang sudah tertuang Aturan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021. Peraturan ini mengatur berbagai hal terkait BUMDes, seperti: Pendirian, Modal, Pengelolaan, Kerjasama, Pengawasan. 

Belum lagi hutan adat dan lahan milik Gabungan Kelompok Tani Jagung, (Gapoktan) yang di serah Oleh Kepala Desa kami kurang lebih 9 Hektar, kepada perusahaan sawit PT. BRP, itupun tanpa sepengetahuan masyarakat semangut utara. 

"kami berharap kepada Pemerintah khususnya Inspektorat supaya secepatnya menerjunkan Tim Audit untuk melakukan pemeriksaan terkait Anggaran Dana Dana Desa yang selama ini terkucurkan didesa kami sehingga permasalahan ini cepat selesai sehingga apa yang sudah diprogramkan pemerintah saat ini bisa tercapai dengan maksimal. Ungkapnya

(Red)